Makhluk Kecil


Jatuh cinta kepada makhluk kecil. Makhluk  kecil yang pernah singgah di dalam perut ini kemudian lahir ke dunia dengan sehat dan sempurna, Insyaallah tidak kurang satupun. 

Haru, bahagia, cemas, perasaan itu menjadi satu saat kamu lahir ke dunia. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa hidup yang aku jalani sebelumnya dengan bebas, sekarang menjadi berubah semenjak menjadi Ibu. 

Ya, anak kecil itu memanggilku Ibu. Kecemasan itu pasti ada di dalam setiap semua Ibu. Kadang juga terbesit di dalam pikiran "apakah aku pantas dipanggil Ibu?", "apakah dia yakin bahwa aku ibunya ?", "apakah akub bisa merawatnya dengan baik".

Sungguh, pertanyaan para setan yang mengusik. Padahal jelas-jelas Allah lah yang tahu bahwa apa yang sudah di gariskan pasti ada maksud dan tujuannya. 

Allah memberikan kepercayaan pada hamba-Nya secepat itupun juga mudah. Karena mau khawatir yang bagaimana rezeki saat di dalam perut saja Allah sudah menjamin apalagi ketika sudah lahir di dunia. Semua mudah saja bagi Allah.

Meskipun begitu, aku sangat amat bersyukur setiap hari, setiap detik karena diberikan kekuatan untuk selalu mensyukuri apapun termasuk pada makhluk kecil ini. 

Makhluk kecil ini selalu membuat hariku yang lelah menjadi bungah. Semakin hari semakin pintar dan menggemaskan. Tangan kecilnya selalu menggenggamku erat. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan. 

Azriel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A Day in My Life Ibu Rumah Tangga

Jadi Hobi Memasak

Menari-nari