Semangkuk Kebahagiaan
Bagaimana bisa mencari kebahagian hanya dari semangkuk makanan yang hangat ?.
Para pencari kebahagian selalu bingung bagaimana dia akan mencari kebahagiaan untuk dirinya sendiri. Mereka selalu mencari bagaimana sumber kebahagiaan ditemukan.
Semua orang di dunia ini berlomba-lomba untuk menemukan kebabahagian yang sempurna.
Tapi apakah kebahagian itu harus sempurna?.
Pertanyaan aneh selalu bermunculan lagi ketika mencari kebahagiaan.
Padahal jawabannya hanya mereka sendiri lah yang tau dari mana kebahagian ditemukan.
Bahagia itu sederhana. Sederhana cara pandangnya. Karena bahagia setiap orang berbeda-beda, ukurannya juga pastilah berbeda-beda.
Bahagia itu juga rumit. Mungkin sudah di depan mata tetapi harus mengitari dunia yang katanya luas ini.
Semua definisi kebahagian selalu berbeda pada setiap jawaban orang. Mereka selalu merasa bahwa sumber kebahagian adalah segalanya.
Bukankah menurutku bahagia adalah kaya. Kaya dalam hal hati nurani. Karena setiap orang yang bahagia mungkin bisa jadi tidak punya hati nurani.
Kembali lagi bahwa, bahagia itu kita sendirilah yang harus menciptakannya.
Seperti semangkuk pangsit ini. Dimakan di siang yang cerah ini. Tanpa diganggu oleh kebisingan yang mengganggu. Menikmati setiap seruputan kuah demi kuah yang dibuat oleh cinta dan hati yang tulus.
Dengan bertaburan toping yang sederhana, semangkuk pangsitku jadi sumber kebahagiaanku.
Ternyata, kita bicara tentang pangsit :')
Komentar
Posting Komentar