Aku suka membaca sejak kecil, lupa dari kapan. Sepertinya saat sudah bisa membaca dengan fasih saat sekolah dasar mungkin. Aku mulai tertarik saat semua yang ada dijalan raya aku baca sekilas, dimana saja. Mulai dari koran yang ada di meja, majalah, komik, buku panduan sholat sampai papan iklan.
Aku juga pernah punya cita-cita menjadi guru Bahasa Indonesia saat kelas tiga SD hehe. Karena menurutku saat itu lebih mengasyikan tulisan, ejaan dan bacaan dari pada angka-angka.
Dan sejak saat itu aku sangat suka pelajaran Bahasa Indonesia apalagi membaca dan bercerita.
Aku suka sekali membaca cerita tentang dongeng, dan aku juga pernah punya majalah Bobo.
Mulai saat itu sepertinya aku tidak terlalu sulit untuk menyesuaikan diri dengan membaca karena memang sudah suka sejak kecil. Saat beranjak remaja aku mulai membaca novel tapi aku juga lupa novel apa yang pertama kali kubaca. Karena itupun aku juga pinjam.
Mulai SMA rajin lagi membaca novel dan beberapa kali beli walaupun tidak banyak karena pada saat itu kan novel sudah mahal.
Dan saat kuliah akhirnya mulailah sedikit demi sedikit mengoleksi novel. Koleksiku selalu tentang Romance karena aku benar-benar suka dengan cerita cinta-cintaan. Aku mengoleksi hanya satu jenis saja. Novel cinta. Karena mungkin aku punya fantasi sendiri tentang kisah cinta yang ada dalam pikiranku. Tokoh fiksi romance pada saat itu menurutku selalu sempurna dan berharap juga punya kisah cinta seperti itu hehehe.
Sejak saat itu aku mulai sering mengunjungi gramedia benar-benar betah untuk berlama-lama masuk ke dalam dunia buku.
Semakin bertambahnya usia mulailah aku dengan membaca apapun seperti buku mental healt, keungan, mencoba novel horor, komik dan bacaan apapun. Ternyata lebih mengasyikan lagi saat kita bisa mengeksplor semua bacaan sampai di platform online juga. Semakin maju perkembangan teknologi jadi lebih efisien juga.
Akhirnya sampai sekarang aku jadi ketagihan untuk membaca dan akan terus membaca. Tidak menutup kemungkinan aku juga ingin menulis dan ceritaku dibaca.
A Day in My Life Ibu Rumah Tangga
Hello. Wellcome to July. Jujur bingung banget mau nulis apa di awal bulan Juli ini karena belum dapet ide apapun. Tapi setelah searching idenya lewat pinterest, akhirnya menemukan formula untuk nggak berhenti nulis. Semoga bisa tetep konsisten karena mau ngechallange diri sendiri juga males atau nggak karena males itu kan kita sendiri yang bikin. Makin nulisnya ditunda makin banyak kerjaan numpuk juga. Dan juga ngisi blog ini biar nggak kosong padahal banyak sekali ide-ide bermunculan di kepala. Tapi yang namanya malas itu ternyata kan temennya setan dan aku nggak mau temenan sama setan. Nah, kali ini aku akan berbagi tulisan tentang bagaimana kehidupan keseharianku sebagai ibu rumah tangga yang sedang mengurus toddler. Bisa dibayangkan betapa melelahkan bukan?. Tapi nggak apa-apa itu adalah pilihan hidupku ketika aku memutuskan resign pada masa akhir kehamilan karena beberapa hal. Justru ini yang aku nanti-nanti saat sedang kerja dulu karena pikirku jadi ibu rumah tangga kayaknya lebi...

Komentar
Posting Komentar